Menu

Raja Philippe Nyatakan Penyesalan Mendalam atas Kebrutalan Kolonial di Kongo

Zuratul 10 Jun 2022, 08:30
Raja Philippe datangi Veteran Kongo atas Penyesalan Kolonial/net
Raja Philippe datangi Veteran Kongo atas Penyesalan Kolonial/net

“Penyesalan Terdalam” saja tidak cukup

Kunjungan enam hari, yang dimulai pada Selasa (7/6), dipandang sebagai upaya Belgia mengelola sejarah kolonialisme brutalnya di Kongo, yang menelan jutaan nyawa.

Tetapi bebrapa warga Republik Kongo menganggap, pernyataan penyesalan saja tidak cukup, dilansir dari news.detik.com.

“Mereka meninggalkan kami terisolasi, terlantar. Mereka menjarah semua sumber daya kami, dan hari ini Anda mengundang raja Belgia lagi?” kata Junior Bombi, seorang pedagang dipasar sentral Kinshasa.

Sejarah kolonialisme penuh darah

Raja Leopold II antara tahun 1885 dan 1908 menyatakan daerah yang sekarang menjadi Republik Demokratik Kongo sebagai milik pribadi, dan memrintah dengan tangan besi yang brutal.

Halaman: 123Lihat Semua