Ternyata Minyak Ikan Bisa Obati Sakit Mental, Simak Penjelasannya

Amerita
Minggu, 10 Juli 2022 | 22:45 WIB
ilustrasi R24/ame ilustrasi

RIAU24.COM - Minyak yang diekstrak dari ikan berlemak seperti sarden, teri, dan mackerel menyediakan dua jenis asam lemak omega-3, yakni asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA).

Baca juga: Rahasia Panjang Umur Maria Branyas Morera, Manusia Tertua di Dunia


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan makan 1-2 porsi ikan per minggu. Hal ini karena asam lemak omega-3 pada ikan memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk perlindungan terhadap sejumlah penyakit.

Namun, jika Anda tidak makan 1-2 porsi ikan per minggu, suplemen minyak ikan dapat membantu Anda mendapatkan cukup omega-3.

Baca juga: 5 Gejala Kolesterol yang Bisa Terlihat Jelas dari Kulit, Begini Bentuknya 


Manfaatnya antara lain:

1. Mendukung kesehatan jantung
Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di dunia. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rajin mengonsumsi ikan berisiko lebih rendah terserang penyakit jantung.

2.  Membantu mengobati kondisi kesehatan mental tertentu
Otak kita terdiri dari hampir 60% lemak, dan sebagian besar lemak ini adalah asam lemak omega-3. Oleh karena itu, omega-3 sangat penting untuk fungsi otak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki kondisi kesehatan mental tertentu memiliki kadar omega-3 yang rendah.

3. Mendukung kesehatan mata
Seperti otak, mata kita bergantung pada lemak omega-3. Bukti menunjukkan bahwa orang yang tidak mendapatkan cukup omega-3 memiliki risiko terkena penyakit mata yang lebih tinggi.
 


Omega Ikan Minyak
Informasi Anda Genggam


Loading...